Analisis tentang
semantik dalam buku Bahasa Indonesia untuk
SMP
Buku : Bahasa Indonesia Untuk SMP Kelas
VII
Penerbit : Erlangga
A. Menjelaskan makna Idiom dalam kalimat Ekspresif
Kalimat-kalimat berikut menunjukan kalimat ekspresif . coba kamu jelaskan makna idiom dalam kalimat-kalimat berikut ! jika kamu merasa kesulitan, gunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau diskusikan bersama temanmu.
1. Hri ini, aku pergi ke sekolah. diperjalanan, aku melihat rumah luluh lantak oleh badai kemarin.
2. Banjir Bandang meratakan kawasan wisata yang indah itu.
3. Hampir seluruh desa Bukit Lawang, Kecamatan Bohorok, terendam air bah.
4. Jangan hanya berpangku tangan, bantulah korban bencana banjir.
5. Banyak wisatawan mancanegara yang jatuh hati setelah melihat Taman Nasional Gunung Leuser.
6. Kami menyaksikan dengan mata kepala sendiri gelombang air bercampur lumpur.
B.Memahami Singkatan dan Akronim dalam Kalimat.
Dalam berita “ RI Hargai Solidaritas Negara Sahabat “ kamu menemukan kalimat-kalimat berikut!
1. RI hargai solidaritas negara sahabat.
2. Menurut Jubir Deplu-RI, pada kamis (8/3), pemerintah RI telah menerima ucapan simpati dan belasungkawa dari beberapa pemerintah asing.....
3. Menteri Luar negeri AS Condoleeza Rice...
4. Tim forensik akan mencocokan data empat jenazah WNA tersebut dengan data korban yang masuk ke RS.Dr.Sardjito....
Kata –kata bergaris bawah di atas menunjukan singkatan atau akronim. Kata- kata tersebut ditulis untuk tujuan ekonomi bahasa.
C. Menyempurnakan penggunaan kata berimbuhan
Perhatikan contoh berikut !
1. Wati menempati ruang itu. ( artinya, wati ‘menjadikan ruang sebagai tempat’)
2. Santi menghargai mainan itu seribu rupiah. ( artinya, Santi ‘ memberi harga mainan’)
3. Dimas menanyai Rizka. ( Artinya, Dimas ‘ bertanya berulang-ulang kepada Rizka’)
4. Ino menghitami buku gambar itu. ( artinya, ino ‘ membuat buku gambar menjadi hitam’).
Penerbit : Erlangga
A. Menjelaskan makna Idiom dalam kalimat Ekspresif
Kalimat-kalimat berikut menunjukan kalimat ekspresif . coba kamu jelaskan makna idiom dalam kalimat-kalimat berikut ! jika kamu merasa kesulitan, gunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau diskusikan bersama temanmu.
1. Hri ini, aku pergi ke sekolah. diperjalanan, aku melihat rumah luluh lantak oleh badai kemarin.
2. Banjir Bandang meratakan kawasan wisata yang indah itu.
3. Hampir seluruh desa Bukit Lawang, Kecamatan Bohorok, terendam air bah.
4. Jangan hanya berpangku tangan, bantulah korban bencana banjir.
5. Banyak wisatawan mancanegara yang jatuh hati setelah melihat Taman Nasional Gunung Leuser.
6. Kami menyaksikan dengan mata kepala sendiri gelombang air bercampur lumpur.
B.Memahami Singkatan dan Akronim dalam Kalimat.
Dalam berita “ RI Hargai Solidaritas Negara Sahabat “ kamu menemukan kalimat-kalimat berikut!
1. RI hargai solidaritas negara sahabat.
2. Menurut Jubir Deplu-RI, pada kamis (8/3), pemerintah RI telah menerima ucapan simpati dan belasungkawa dari beberapa pemerintah asing.....
3. Menteri Luar negeri AS Condoleeza Rice...
4. Tim forensik akan mencocokan data empat jenazah WNA tersebut dengan data korban yang masuk ke RS.Dr.Sardjito....
Kata –kata bergaris bawah di atas menunjukan singkatan atau akronim. Kata- kata tersebut ditulis untuk tujuan ekonomi bahasa.
C. Menyempurnakan penggunaan kata berimbuhan
Perhatikan contoh berikut !
1. Wati menempati ruang itu. ( artinya, wati ‘menjadikan ruang sebagai tempat’)
2. Santi menghargai mainan itu seribu rupiah. ( artinya, Santi ‘ memberi harga mainan’)
3. Dimas menanyai Rizka. ( Artinya, Dimas ‘ bertanya berulang-ulang kepada Rizka’)
4. Ino menghitami buku gambar itu. ( artinya, ino ‘ membuat buku gambar menjadi hitam’).
Buku yang
dianalisis adalah Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk SMP/MTs Kelas IX
karangan Tri Retno Murniasih,S.Pd. dan Drs. Sunardi, M. Pd. Pembahasan semantik
dalam buku ajar ini sebagai berikut.
1.Bab 2
Pembahasan semantik dalam bab 2 adalah Memahami
dan Menggunakan Imbuhan –man, –wan, –wati. Akhiran –man, -wan dan –wati
menunjukkan jenis kelamin. Akhiran –man dan –wan menyatakan jenis
kelamin laki-laki, sedangkan –wati menyatakan perempuan. Akhiran tersebut
berfungsi membentuk kata benda.
Arti imbuhan –man-, -wan dan –wati
sebagai berikut.
1. Menyatakan orang yang ahli.
Contoh: Sumpah jabatan PNS dihadiri
para agamawan.
2. Menyatakan orang yang mata
pencahariannya di bidang tertentu.
Contoh: Peristiwa itu diliput para
wartawan dari berbagai media cetak.
3. Menyatakan orang yang memiliki sifat
tertentu.
Contoh: Setelah pergi haji, ia menjadi
dermawan.
4. Menyatakan jenis kelamin.
Contoh: Para seniman dan seniwati
meramaikan acara hari jadi kota Solo.
Dalam semantik, makna konfiks termasuk
makna gramatikal yang lahir karena adanya proses gramatikal. Menurut Chaer
(2002:62), makna gramatikal adalah makna yang hadir sebagai akibat adanya
proses gramatika seperti proses afiksasi, proses reduplikasi, dan proses
komposisi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar